SDIT Insan Mandiri Kendari Belajar ke ADNI Malaysia

Edi Asran S.Pd.

01/10/2019 267

LABRITA.ID - Sebagai sekolah yang belum genap setahun, SDIT Insan Mandiri Kendari terus berproses meningkatkan kualitas layanan pendidikannya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan belajar dari sejumlah sekolah yang kualitas dan mutu pendidikannya baik.

Di akhir 2018 lalu SDIT Insan Mandiri Kendari mengirim pimpinan sekolah dan sejumlah gurunya untuk belajar di Insan Mandiri Jakarta. Pada 2019 ini, SDIT Insan Mandiri Kendari kembali mengirim utusannya untuk menimba ilmu ke sekolah lain. 

Tahun ini ADNI Islamic School Malaysia menjadi tempat belajar SDIT Insan Mandiri Kendari. Selama seminggu, sejak 2 hingga 8 Oktober 2019, sekolah di bawah naungan Yayasan Cinta Kendari ini akan belajar berbagai macam hal tentang pengelolaan pendidikan di ADNI Islamic School Malaysia.

"Langkah ini kita ambil untuk melihat bagaimana sekolah-sekolah berkualitas di luar sana menjalankan pendidikannya. Tahun lalu sudah di Jakarta. Sekarang kita belajar lagi ke sekolah lain. Semua kelebihan mereka yang karakteristiknya sama dengan Insan Mandiri Kendari kita coba adopsi," terang Ketua Yayasan Cinta Kendari, Samlan, M.Pd., dalam rilisnya kepada Labrita.Id, Senin (30/9/2019).

Baca Juga: SDIT Insan Mandiri Kendari Buka Pendaftaran, Tawarkan Prestasi dan Akhlak Mulia

Dipilihnya ADNI Islamic School sebagai tempat belajar diakui Kepala SDIT Insan Mandiri Kendari, Edi Asran, karena sekolah yang dipimpinnya memiliki karakter yang mirip dengan menekankan pada nilai keislaman dalam proses pembelajaran.

"ADNI Islamic School juga sering menjadi rujukan untuk studi banding sejumlah sekolah Islam ternama di Indonesia," terang Edi Asran, S.Pd., Senin (30/9/2019).

Selain itu, Edi mengaku dalam tiga tahun ke depan SDIT Insan Mandiri Kendari juga akan mengadakan pertukaran pelajar dengan ADNI Islamic School.

"Dengan pertukaran ini nantinya kemampuan berbahasa lintas negara akan menjadi titik perhatian dan keunggulan SDIT Insan Mandiri Kendari," terangnya.

ADNI sendiri dalam proses belajar mengajarnya menjadikan pendidikan dengan berbasis tauhid dan akhlak yang terimplementasi secara praktikal bagi pendidik dan siswa.

Laporan: Ornalis