UHO Dorong Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan di Wilayah Sultra

20/06/2022 24

LABRITA.ID - Universitas Halu Oleo (UHO) mendorong pengelolaan perikanan berkelanjutan di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal tersebut mengemuka dalam seminar nasional yang digelar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Halu Oleo di salah satu hotel Kota Kendari pada Selasa (14/6/2022).

Dekan FPIK UHO, Prof. La Sara mengatakan potensi sumber daya perikanan di wilayah Sultra sangat strategis dan potensial.

Hal tersebut disebabkan laut Sultra masuk dalam dua Wilayah Pengelolaan Perikanan yang dikenal dengan WPP 713 dan 714.

"Potensi sumber daya kelautan Sultra itu luar biasa. Sultra berada di WPP 713 dan 714 hanya saja itu belum dimanfaatkan secara optimal," terang Prof. La Sara di sela kegiatan seminar bertema Pengelolaan Sumberdaya Perikanan di WPP 713 dan 714.

Prof. La Sara berharap dengan kegiatan ini membuat kesamaan persepsi terkait pengelolaan sumberdaya perikanan oleh Pemda masing-masing.

"Selama ini masih didorong secara alamiah oleh masyarakat. Pemerintah melakukannya belum terstruktur dan terarah, sehingga ketika kita berbicara manajemen perikanan modern kita pasti tidak bisa," terang Prof. La Sara.

Ia menjelaskan, pengelolaan perikanan modern semua harus berdasarkan data dalam penerapannya yang disesuaikan dengan potensi sumberdaya perikanan yang ada.

"Sektor perikanan ini menjanjikan di Sultra. Seandainya disadari sektor perikanan ini, pasti akan jadi pilihan prioritas," katanya.


Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sultra, La Ode Kardini menyambut positif gagasan tersebut.

Ia juga mengakui terkait potensi sumberdaya perikanan Sultra termasuk yang berada di WPP 713 dan 714.

"Kegiatan ini luar biasa. Makanya tadi saya minta hasil kegiatan ini diberikan rekomendasi untuk diserahkan kepada DKP Sultra," kata La Ode Kardini.

Kegiatan ini sendiri menghadirkan peserta dari DKP, Bappeda, dan Litbang seluruh kabupaten dan kota yang ada di Sultra.(il-02)