Warga Tutup Jalur Mobil Pengangkut Material di Kendari

Warga Saat Menutup Jalan di Kendari.

20/09/2019 81

LABRITA.ID - Akses jalan yang kerap digunakan mobil truk pengangkut material pasir di jalan pekuburan Keluraham Punggolaka, Kecamatan Puwatu, Kota Kendari ditutup paksa warga sejak Senin (16/9/2019) malam.

Penyebabnya jalan yang belum pernah disentuh aspal itu menimbulkan debu tebal setiap kali dilintasi truk material yang pulang pergi Kendari-Konawe. Kondisi ini sudah terjadi sejak musim kemarau 2019.

Debu yang ditimbulkan mengakibatkan sekitar 600 lebih warga yang berada di RT 22 dan 23, RW 007, Kelurahan Punggolaka terganggu aktivitas dan kesehatannya. 

"Kami tak mau membuka jalan kalau belum ada kejelasan (jalan) ini diperbaiki," tegas Salifun selaku Ketua RT 23 saat mengadu di DPRD Kota Kendari, Kamis (19/9/2019).

Menurut Salifun, tindakan yang diambil warganya merupakan langkah terakhir setelah sejumlah usaha dilakukan. Bertemu dengan para perwakilan supir truk sudah ditempuh dengan hasil yang tak jelas. 

Warga juga telah melakukan penyiraman jalan yang berada di depan rumah warga sepanjang 1 km dari total panjang 2 km, tetapi tak memberikan dampak signifikan.

Lurah Punggolaka, Arnaldo, yang ikut mendampingi warganya bertemu langsung dengan Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan.

Menurutnya jalan tersebut belum pernah mendapatkan perhatian serius sejak dirintis beberapa puluh tahun lalu. Jalan tersebut disentuh pemerintah hanya saat program padat karya.

"Sudah tiga hari ditutup dan mereka meminta kejelasan terkait jalan itu karena debunya berefek ke kesehatan warga sekitar," tandasnya.

DPRD Kota Kendari sendiri mengaku akan menjadwalkan rapat dengar pendapat dengan dinas dan sejumlah pihak terkait. Rencananya rapat digelar pada 20 September 2019.


Laporan: Ornalis