Alasan Wenger Tak Akan Didepak Tahun Ini
Arsene Wenger (Foto: express.co)
LABRITA.ID - Arsene Wenger merupakan pelatih top yang lebih dari 20 tahun bekerja membangun Arsenal. Ia mulai bekerja saat Arsenal belum terkenal di dunia seperti sekarang ini. Bekerja tanpa lelah menghadapi semua tantangan.
Rintangan terberatnya menghadapi Alex Ferguson. Manajer Manchester United ini merupakan penguasa English Premiere League (EPL). Wenger berani melayani Ferguson di dalam dan luar lapangan. Hasilnya tiga kali juara EPL dan salah satunya dengan tidak terkalahkan.
Tantangan kedua adalah ukuran Arsenal yang belum kompetitif. Di tangan Wenger-lah Arsenal menjadi merk terkenal di Eropa dan dunia. Wenger secara rutin meloloskan Arsenal masuk empat besar EPL. Hanya di musim 2016/2017, Wenger gagal masuk 4 besar. Arsenal merupakan pelanggan rutin Liga Champion Eropa. Rutin berkompetisi di UCL, Arsenal sekarang memiliki pendukung di seluruh dunia.
Tantangan ketiga adalah proses transformasi Arsenal. Untuk kompetitif, Arsenal harus memiliki stadion yang besar bagi pendukung dan pendapatan dari tiket. Stadion Highbury sudah tidak memenuhi ambisi Wenger. Maka dibangunlah stadion baru bekerja sama dengan Emirates.
Dampak dari proyek tersebut sebagian besar pendapatan Arsenal dialihkan ke pembangunan itu. Maka pembelian pemain dibatasi. Wenger rutin membeli pemain muda belum terkenal dan memolesnya menjadi pemain hebat. Wenger sering menjual pemain terbaiknya kepada tim rival karena Arsenal memberikan batasan gaji untuk pemainnya.
Tantangan keempat adalah para pemilik yang menikmati hasil jerih payah Wenger. Para pemilik menikmati pertumbuhan Arsenal terutama dari sisi finansial. Setelah Emirates Stadion selesai dan Arsenal tetap selalu berada di empat besar, para pemilik tidak menyadari perubahan yang terjadi di Liga Eropa dan EPL.
Kompetisi sepakbola sudah menghasilkan uang yang berlimpah dan setiap klub melakukan inovasi untuk tetap dominan. Los Galacticos merupakan usaha Real Madrid untuk selalu dominan dengan cara membeli pemain-pemain terbaik. Hal yang sama dilakukan oleh Manchester City dan terakhir adalah PSG.
Di EPL, Chelsea selalu mendatangkan manajer dengan reputasi hebat semacam Jose Mourinho dan Antonio Conte. Liverpool mendatangkan Juergen Klopp dan telah membeli pemain bertahan dengan harga £75 juta. Arsenal masih berkutat dengan batasan gaji sehingga Alexis Sanchez dan Robin van Persie, meninggalkan mereka.
Manajemen Arsenal berani terbuka ketika klub lain sudah lari meninggalkan garis start. Arsenal malu-malu membeli mahal Lacazette di awal kompetisi 2017/2018. Di pertengahan musim Arsenal membeli Aubameyang dan memenuhi tuntutan gaji Mesut Ozil. Masalah pemain belakang Arsenal yang sudah menua belum terselesaikan.
Arsene Wenger harus diberi kesempatan untuk membangun ulang Arsenal. Dengan £150 juta Arsenal bisa membeli dua bek sentral dan satu penjaga gawang. Permainan Arsenal racikan Wenger tetaplah salah satu yang terbaik di EPL. Wenger harus diberi kesempatan berdasarkan sejarahnya yang mampu menghadapi semua masalah di Arsenal selama 21 tahun. (hz-01)