Dinas Pariwisata Kota Kendari Latih Pelaku Wisata Terkait Sanitasi dan Pengolahan Sampah
Tampak suasana pembukaan kegiatan melalui pemukulan gong oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari bersama Sekretaris Daerah Kota Kendari.(Foto- Humas Pemkot Kendari)
LABRITA.ID - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kendari memberikan pelatihan bagi para pelaku wisata Kota Kendari terkait kebersihan lingkungan, sanitasi dan pengelolaan sampah di tempat destinasi wisata.
Dilansir dari laman resmi Pemkot Kendari, kendarikota.go.id, kegiatan ini dibuka oleh Sekda Kota Kendari, Hj Nahwa Umar. Termasuk dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari, Sri Lestari, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg Rahminingrum dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kendari, Abdul Rifai, Selasa (2/11).
Sekda menuturkan, aspek mendasar untuk mewujudkan daya tarik wisata dalam pembangunan kepariwisataan adalah, menciptakan lingkungan dan suasan kondusif, sebab hal ini dapat mendorong tumbuh dan berkembangnya kegiatan kepariwisataan di destinasi wisata.
Katanya, kebersihan sangat penting dalam menciptakan suasana lingkungan obyek wisata yang nyaman bagi wisatawan atau pengunjung.
“Semoga dengan adanya kegiatan pelatihan ini, dapat membantu para peserta untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kemampuan para pengelola daya tarik wisata dan kelompok sadar wisata dalam dalam melaksanakan kebersihan lingkungan, sanitasi, dan pengelolaan sampah di destinasi wisata,” ujar Jenderal ASN Kota Kendari ini.
Sementara, Abdul Rifai selaku Kadis Kebudayaan dan Pariwisata menambahkan, dasar pelaksanaan ini adalah peraturan daerah Kota Kendari nomir 14 tahun 2020 tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah tahun 2021.
“Tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kemampuan dari pengelola daya tarik wisata dan kelompok sadar wisata dalam melaksanakan kebersihan lingkungan, sanitasi dan pengelolaan sampah di destinasi wisata,” paparnya.
Diketahui, pelatihan ini bakal berlangsung selama tiga hari, di mulai dari 2 hingga 4November 2021, diikuti sebanyak 40 peserta, terdiri dari pengelolaan daya tarik wisata, kelompok sadar wisata dan kelompok penggerak wisata.
“Narasumber pelatihan ini berasal dari internal Pemerintah Daerah Kota Kendari, akademisi dan praktisi,” tutup Abdul Rifai.