Jalan Lain Arsenal ke Level Elit Eropa
Arsenal
LABRITA.ID - Untuk pertama kalinya sejak musim 2001/2002, Arsenal gagal menginjakkan kaki di Liga Champions pada musim 2017/2018 lalu. Penyebabnya tentu karena mereka tak mampu berada di empat besar Liga Inggris. Meriam London kalah bersaing dari Liverpool yang mengamankan jatah terakhir tim Inggris.
Jika merujuk dari klasemen Liga Inggris 2017/2018 hingga laga ke 31 yang dimainkan tim bermarkas di Emirates Stadium tersebut, sepertinya liga tertinggi di benua biru ini musim depan akan kembali mereka lewatkan. Tim asuhan Arsene Wenger masih berada di peringkat enam dan tertinggal 13 poin dari Tottenham Hotspur. Peluang memang masih terbuka, tetapi sangat berat untuk mengakhiri musim ini di posisi empat. Selain berharap Tottenham "tergelicir", Arsenal juga masih harus bersaing dengan Chelsea yang sementara mengungguli mereka lima poin di peringkat lima.
Selain itu, dengan tujuh laga sisa Arsenal masih harus tandang menghadapi lawan berat semacam Manchester United dan Newcastle United. Juga mesti melawat ke King Power Stadium menghadapi Leicester City. Burnley pun tak bisa dianggap remeh karena mereka sedang menguntit di belakang Arsenal untuk lolos ke Liga Europa. West Ham, Southampton, dan Huddersfield Town juga pasti tak mau dianggap remeh mengingat zona degradasi mengintai mereka.
Dengan posisinya di liga "ditentukan" klub lain, Arsenal punya jalan lain agar dapat berlaga di Liga Champions musim 2018/2019. Jalan yang dapat mereka tempuh tanpa harus bergantung dengan tim lain. Mereka dapat meraihnya jika menjuarai Liga Europa 2017/2018.
Saat ini Arsenal telah menapakkan kakinya di babak delapan besar Liga Europa. Mereka akan berjumpa salah satu tim buangan Liga Champions musim ini, CSKA Moskow pada 6 dan 13 April 2018. Namun, klub Liga Rusia itu juga pasti punya motivasi yang sama dengan Arsenal mengingat posisi CSKA Moskow belum pasti mengunci satu dari dua slot Liga Champions di Liga Rusia.
Tak hanya CSKA Moskow, enam klub lain juga tentu memiliki target menjuarai kompetisi kasta kedua di Eropa ini. RB Leipzig, Olympique de Marseille, Atletico Madrid, Sporting CP, SS Lazio, dan RB Salzburg pastinya juga ingin menjadi juara di Kota Lyon, Prancis, pada 16 Mei 2018. Belum lagi Atletico Madrid pasca terdepak dari Liga Champions secara "terang-terangan" mematok juara di kompetisi ini.
Selain dapat mengunci satu tempat di penyisihan grup Liga Champions 2018/2019, dengan juara Liga Europa membuat Arsenal juga menantang juara Liga Champions musim ini. Jika memenangkan Piala Super Eropa, itu dapat semakin menasbihkan mereka sebagai yang terhebat di Eropa. Sekaligus menambah koleksi gelar Eropa mereka yang selama ini baru menyimpan trofi Juara Liga Europa 1971 (dulu Piala UEFA) dan Winners 1994.
Namun, sekali lagi semua narasi itu berpulang ke Arsene Wenger bersama anak asuhannya. Merekalah yang menentukan levelnya sendiri untuk musim depan. Menapaki jalan lain menuju level elit Eropa. **