Kendari Deklarasi Stop ODF 2020
Pemukulan Gong Simbol Deklarasi Stop ODF oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. (Foto: Labrita.Id)
LABRITA.ID - Dalam rangka mempersiapkan target penilaian Kota Sehat 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mendeklarasikan Berhenti Buang Air Sembarangan atau Stop Open Defecation Free (ODF) Tahun 2020, Selasa (06/10/2020). Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan pengukuhan Forum Kota Sehat.
Wali Kota Kendari, Sulkarnain, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kota Kendari terkategori sebagai kota sehat sejak 10 tahun yang lalu.
"Kita sudah melalui proses yang panjang. Pertama kali kita mendapatkan kota sehat dengan level padapa atau level satu. Selanjutnya dua tahun berturut-turut, kita mendapatkan kota sehat level menengah. Kemudian di tahun 2017 dan 2019, kita mendapatkan kategori kota sehat level tertinggi atau Swastisabawistara," ungkapnya.
Hal ini menurutnya dapat tercapai berkat kerja keras sinergitas, dan upaya bersama seluruh stakeholder yang ada di Kota Kendari.
"Ini harus tetap kita pertahankan, bahkan sebisa mungkin terus kita tingkatkan," ajaknya.
Berbicara tentang kota sehat, menurutnya ini hal yang sangat dinamis, karena akan terus tumbuh dan berkembang sesuai dengan perkembangan kondisi masyarakat, terutama masyarakat Kota Kendari.
Deklarasi ODF Kota Kendari menjadi bukti bahwa masyarakat sudah mencapai akses pelayanan sanitasi 100 persen, tapi menurutnya hal itu bukan berarti tugas kita telah selesai.
"Saya setuju tadi, yang dipilih sebagai perwakilan seluruh kecamatan untuk deklarasi ODF adalah camat Mandong, karena kita tau bahwa di Kecamatan Mandonga tantangannya lebih besar dibandingkan kecamatan-kecamatan lainnya," ujarnya.
"Berdasarkan data, terakhir memang penuntasannya masih tersisa beberapa. Walaupun sudah memiliki akses, tapi belum memiliki sanitasi secara mandiri," tambahnya.
Menurutnya, saat ini sudah tepat untuk mulai mempersiapkan langkah-langkah yang dibutuhkan untuk menyongsong proses penilaian kota sehat yang dilaksanakan kementerian kesehatan berkerjasama dengan kementerian dalam negeri.
"Saya ingin tekankan kembali. Kita bekerja tidak hanya untuk mendapatkan penilaian atau apresiasi dari pihak lain, tapi lebih dari kita berkerja untuk memastikan masyatakat Kota kendari mendapatkan pelayanan terbaik," ucapnya.
Ketua Forum Kota Sehat, Sri Lestari Sulkarnain, mengungkapkan bahwa saat ini Kota Kendari merupakan satu-satunya kota di Sulawesi Tenggara yang telah berhasil meraih penghargaan kota sehat kategori Swastisabawistara.
"Semoga kita dapat mempertahankan dan meningkatkan apa yang telah kita raih," harapnya. (to-03)