Pemkot Kendari Perangi Stunting dengan Ina Parenting

Kadis Kesehatan Kota Kendari, drg. Rahminingrum

07/04/2020 60

LABRITA.ID - Pemerintah Kota Kendari terus berupaya memerangi stunting. Salah satu langkah yang dilakukan Pemkot melalui Dinas Kesehatan Kota Kendari adalah dengan melakukan penguatan kelompok masyarakat untuk peningkatan pencegahan stunting melalui pengukuhan Ketua TP-PKK kecamtan dan kelurahan, Kamis (6/2/2020).

Kadis Kesehatan Kota Kendari, drg. Rahminingrum mengungkap penyebab stunting berdasarkan hasil studi bahwa faktor keturunan hanya berkontribusi sebesar 15 persen. Faktor terbesar berhubungan dengan masalah asupan zat gizi, hormon pertumbuhan, dan terjadinya penyakit infeksi berulang, sedangkan variabel lain dalam pertumbuhan stunting yang belum banyak disebut adalah pengaruh paparan asap rokok.

"Jadi bapak-bapak yang hadir pada hari ini, agar keluarga atau generasi kita selanjutnya terhindar dari stunting, kalau belum bisa berhenti merokok, usahakan jangan merokok di lingkungan rumah," katanya.

Menurutnya, periode 1000 hari pertama kehidupan merupakan simpul kritis sebagai awal terjadinya pertumbuhan stunting. Ini disebabkan karena kurangnya asupan gizi.

"Jika masalah ini bersifat kronis, maka akan mempengaruhi fungsi kognitif, yakni tingkat kecerdasan yang rendah dan berdampak pada kualitas sumber daya manusia," ujarnya.

Pada kondisi berulang (dalam siklus kehidupan), anak yang mengalami kurang gizi di awal kehidupan periode 1000 hari akan memiliki resiko tiga kali lebih besar untuk menderita penyakit tidak menular, seperti penyakit jantung, hipertensi, penyakit degeneratif lainnya, serta mempunyai umur harapan hidup yang lebih pendek debandingankan dengan anak-anak yang pertumbuhan badannya normal.

"Tentu ini akan menjadi beban secara ekonomi, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi pemerintah,"ujarnya.

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang harus ditangani secara serius.

"Penanggulangan stunting menjadi tanggung jawab kita bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga dibutuhkan kerlibatan semua sektor terkait, termasuk keluarga," katanya.

Tarakhir dia menyampaikan bahwa sudah banyak terobosan yang dilakukan pemerintah Kota Kendari untuk mencegah stunting, mulai dari pemantauan pertumbuhan balita di posyandu, pelayanan kesehatan ibu hamil, program ASI eksklusif, pemberian makanan tambahan, pemberian tablet tambah darah remaja putri di sekolah, pemberian imunisasi dasar.

"Masih banyak lagi inovasi yang dilakukan, termasuk salah satunya adalah pengukuhan Ina Parenting yang dilakukan hari ini."

"Semoga pengukuhan Ina Parenting ini dapat memberikan dampak yang besar bagi pemerintah kota dalam mencegah stunting," tutupnya.

Laporan: La Ato