Penataan Kawasan Kumuh Lapulu-Puday Segera Dikerjakan

Wali Kota Kendari, saat peletakan batu pertama penataan kawasan Petoaha-Bungkutoko.

30/10/2021 890

LABRITA.ID - Penataan kawasa kumuh Lapulu-Puday segera dikerjakan melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) kerjasama  Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dan Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Sultra, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI. 

Untuk pembangunannya, Pemkot kecipratan dana sebesar Rp 56 miliar.

Belum lama ini, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengungkapkan bahwa Kota Kendari merupakan satu-satunya kota se Indonesia yang kembali mendapat kepercayaan dalam penataan kumuh skala kawasan.

"Penataan kawasan kumuh Bungkutoko dan Petoaha  dianggap sukses, sehingga kita dapat lagi tahun ini Lapulu-Puday dengan anggaran lebih besar, yang lalu hanya Rp 42 miliar, ini Rp 56 miliar dan satu-satunya se Indonesia yang dapat," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Kendari, Cornelius mengatakan pengerjaan dimulai  tahun ini, mengingat kontrak pengerjaan telah berjalan. 

"Nanti akan ada peletakan batu pertama secara seremonial Pak Wali. Kami menunggu info dari Balai 
Balai Prasarana Pemukiman Wilayah," terangnya Cornelius. .

Lebih lanjut, orang nomor satu di Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan memastikan pihaknya telah melakukan penanganan bagi masyarakat yang terdampak penataan kawasan kumuh ini. 

"Warga masyarakat terdampak program yang bermukim disekitar pesisir pantai Lapulu sebanyak kurang lebih 38 KK telah kami lakukan proses penanganan dampak sosial berupa pemberiam bantuan biaya hidup, biaya pindah dan sewa rumah sehingga proses pelaksanaan kegiatan diharapkan tidak mengalami kendala," pungkasnya kepada wartawan.

Tidak Ada Tag