Perayaan HUT ke-191: Pemkot Kendari Luncurkan Teknologi Metaverse dan Berikan Sejumlah Penghargaan

Wali Kota Sulkarnain Kadir saat memimpin upacara peringatan HUT Kota Kendari ke-191. Foto: Diskominfo Kota Kendari.

10/05/2022 320

LABRITA.ID - Kota Kendari memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-191 pada 9 Mei 2022. Peringatan HUT tersebut digelar di lapangan Lantai 3 Gedung Kantor Wali Kota Kendari.

Para peringatan tersebut, kegiatan dimulai dengan pemutaran film dokumentar sejarah Kota Kendari yang ditampilkan melalui layar LED di lapangan upacara.

Saat memberikan sambutan, Wali Kota Sulkarnain Kadir mengucapkan terima kasih kepada para pejabat terdahulu yang telah menjadi dasar tonggak pembangunan Kota Kendari.

“Kami mengajak seluruh pihak, generasi menerima estafet tongkat kepemimpinan untuk terus mengembangkan potensi diri menjadi pribadi yang unggul," kata Politisi PKS ini.

"Saya sangat yakin setiap pribadi unggul akan mampu mengangkat dan martabat sebuah generasi, tanpa melupakan jasa para para pendaluhulu yang telah berkontribusi dan berjasa meletakkan dasar yang kokoh bagi kontribusi pembangunan kita di Kota Kendari,” sambung Sulkarnain Kadir. (il-02)

Pada kesempatan tersebut juga diperkenalkan teknologi metaverse yang akan dikembangkan pemerintah Kota Kendari yang dikenal dengan Kendari Metaverse. 

Teknologi ini digunakan agar kota Kendari terus mengikuti dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

“Di ulang tahun ke 191 ini kita mencoba untuk menjadi salah satu daerah yang pertama kali memanfaatkan teknologi meteverse ini,” katanya.

Sulkarnain Kadir  berharap teknologi metaverse ini bisa mengantarkan generasi yang akan datang agar bisa lebih tangguh, lebih maju, serta lebih siap menghadapi tantangan zaman di masa akan datang yang lebih dinamis.

Pemerintah Kota Kendari menyerahkan penghargaan satya lencana karya satya kepada 3 ASN yang telah mengabdi selama 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun.

Diberikan pula kepada sejumlah pihak yang membantu pemerintah Kota Kendari mengatasi persoalan sosial diantaranya para pekerja sosial dari dinas sosial, kantor pos, dan para pelaku usaha yang taat membayar pajak.