Realisasi Pendapatan Pemkot Kendari Tahun 2022 Disorot DPRD

Sidang Paripurna DPRD terkait Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Kendari Tahun Anggaran 2022. Foto: Labrita.Id

18/07/2023 19706

LABRITA.ID - DPRD Kota Kendari menyoroti realisasi pendapatan Pemerintah Kota Kendari dalam Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Kendari Tahun Anggaran 2022 pada Sabtu (15/7/2023) malam.

Sorotan realisasi pendapatan Pemkot Kendari disuarakan Fraksi PDIP, PKS, Golkar, dan Demokrasi Kebangkitan Indonesia (DKI) saat penyampaian Pendapat Akhir Fraksi terkait Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Kendari Tahun Anggaran 2022.

Terkait pendapatan daerah, Fraksi PDIP meminta kepada OPD terkait yang membidangi retribusi dan pajak daerah agar dapat mencapai target penerimaan dengan mencari sumber-sumber pendapatan baru.

"Kepada OPD yang berkaitan dengan bidang retribusi dan pajak daerah kiranya dapat mencapai target target penerimaan daerah agar program pemkot ke depannya dapat kita laksanakan dengan kemampuan yang memadai," kata Apriliani Puspitawati saat membacakan pandangan Fraksi PDIP.

Dalam meningkatkan pendapatan daerah, Fraksi PKS meminta Pemkot Kendari melakukan perluasan program dalam menambah dan menggali objek pajak dan retribusi baru yang belum tersentuh.

"Dengan demikian keberlanjutan peningkatan pendapatan daerah di setiap tahunnya yang berpengaruh terhadap kemandirian Kota Kendari dapat memacu keberhasilan otonomi daerah," kata Rizki Brilian Pagala saat membacakan pandangan Fraksi PKS.

Fraksi Partai Golkar meminta Pemkot Kendari dapat menggali potensi pajak dan retribusi yang ada di Kota Kendari. Untuk meningkatkan pendapatan daerah, Fraksi Golkar juga meminta OPD terkait dapa menutup sumber-sumber kebocoran pendapatan daerah.

"Diharapkan kinerja OPD pengelola pajak dan retribusi daerah mampu menggali potensi dan menutup sumber kebocoran PAD," kata Rusiawati saat membacakan pandangan Fraksi Partai Golkar.

Sementara Fraksi DKI yang terdiri dari Partai Demokrat, Perindo, dan PKB meminta Pemkot Kendari dapat terus mengoptimalkan pendapatan daerah dengan menggali potensi pajak dan retribusi.

Menanggapi hal ini, Pj. Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan peningkatan pendapatan daerah sudah menjadi konsentrasi pemerintahannya. Untuk itu ia meminta dukungan DPRD dalam pelaksanaannya ke depan nanti.

"Terkait dengan optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah yang bisa dioptimalkan lagi
ini sudah menjadi konsentrasi bersama. Oleh karena itu kami bermohon kepada DPRD memberikan atensi terhadap ranperda tentang pajak dan retribusi daerah yang akan diajukan nanti," kata Asmawa Tosepu.