3.042 Nelayan Kota Kendari Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

03/11/2021 58

LABRITA.ID - Sebanyak 3.042 nelayan Kota Kendari telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) per Oktober. Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir berencana  mengusulkan tambahan kepesertaan nelayan.

 Wali Kota menginginkan seluruh nelayan di Kota Kendari bisa tercover perlindungan sosial BPJamsostek dalam memberikan rasa aman kepada nelayan saat melaut.

"Sudah ada yang terdaftar sebelumnya. Tapi berdasarkan informasi dari Dinas Kelautan (Dinas Perikanan dan Kekuatan Kota Kendari,  tes) masih terdapat beberpa nelayan kita yang belum terdaftar. Saya sudah instruksikan dinas perikanan untuk mendata nelayan yang belum tercover," cetus Wali Kota baru-baru ini.

Ditempat terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kendari, Minarni Lukman mengatakan, hingga per 20 Oktober 2021, jumlah nelayan yang mendapatkan perlindungan sosial sebanyak 3.042 nelayan. Para nelayan terdaftar aktif dalam dua program BPJS yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK).

Ia berharap, Pemkot bisa mendaftarkan seluruh nelayan yang aktif melaut sehingga bisa mengurangi dampat dari resiko pekerjaannya. Beberapa manfaat yang didapatkan nelayan yakni diantaranya untuk klaim JKM para nelayan bisa mendapatkan santunan sebesar Rp 42 juta.

"Selain itu, ada beasiswa pendidikan bagi dua orang anak dari peserta yang meninggal dunia atau mengalami cacat total tetap akibat kecelakaan kerja maksimal sebesar Rp 174 juta," beber Minarni..

"Kami senantiasa berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada pada nelayan. Sebab, ini wujud kehadiran pemerintah memeberikan kesejahteraan kepada para pekerja rentan seperti nelayan," ujar Non sapaan akrabnya.

Berdasarkan data Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Kendari, dari sekira 7.000 nelayan di Kota Kendari. Nelayan terdaftar jaminan sosial baru 3.042 orang.

Tidak Ada Tag