Lima Pesan Gubernur Sultra Saat Melantik Bupati Buton Selatan

Prosesi Pelantikan La Ode Arusani Sebagai Bupati Buton Selatan. (Foto: La Ato/Labrita.Id)

02/01/2020 116

LABRITA.ID - Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi melantik La Ode Arusani sebagai Bupati Buton Selatan untuk sisa periode 2017-2022. Pelantikan di gelar di Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Selasa (31/12/2019) siang.

Dalam sambutannya, Gubernur Ali Mazi menekankan beberapa hal kepada La Ode Arusani sebagai bupati Buton Selatan. 

Pesan pertama yang disampaikan Ali Mazi terkait dengan investasi di Buton Selatan. Menurut Ali Mazi, untuk memajukan daya saing wilayah maka diperlukan mendorong peningkatan perekonomian daerah sehingga salah satu langkah yang dapat diambil dengan membuka keran investasi.

Baca Juga: 19 Bulan Jadi Plt, Arusani Akhirnya Jabat Bupati Busel

"Investasi merupakan instrumen atau alat percepatan pembangunan. Dengan demikian, mutlak diperlukan upaya-upaya peningkatan investasi," jelas Ali Mazi.

Kedua, terkait dengan pengembangan infrastruktur. Ali Mazi berharap agar Arusani terus mendorong pembangunan infrastruktur yang diarahkan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Buton Selatan. Pembangunan infrastruktur yang dimaksud berupa infrastruktur jalan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, drainase, dan air bersih.

Ketiga, politisi Nasdem ini berharap agar di bawah kepemimpinan Arusani, standar pelayanan publik di wilayah Buton Selatan dapat terlaksana dengan optimal.

"Hal ini bisa terwujud jika saudara bersama jajaran pemerintah Busel memiliki komitmen yang kuat dalam menghadirkan sistem dan pola kerja birokrasi yang sehat," kata Ali Mazi.

Keempat, berkaitan dengan kebijakan pembangunan daerah, Ali Mazi mengingatkan Arusani agar dalam melakukan pembangunan daerah selalu sejalan dengan visi dan misi pemerintah pusat dan propinsi. Hal ini dimaksudkan agar terjadi sinkronisasi dari pusat sampai ke daerah.

"Dengan demikian program yang disiapkan akan saling bersinergi dan mampu memberi daya dorong yang kuat bagi pembangunan daerah," jelas Ali Mazi.

Kelima terkait dengan Buton Selatan sebagai daerah otonomi baru. Sebagai daerah otonomi yang telah melewati paruh waktu lima tahun pertama, maka dalam rentang waktu itu beberapa kemajuan telah dicapai. 

Namun, Ali Mazi juga mengingatkan di sisi lain masih banyak permasalahan di Buton Selatan yang harus disolusikan.

"Ini menjadi tantangan tersendiri bagi saudara beserta jajaran agar terus berusaha menyelesaikan berbagai persoalan di daerah," kata Ali Mazi.

Laporan: La Ato


Ketgam: Pengambilan janji oleh Gubernur Sultra. Foto (La Ato/Labrita).