Pemerintah Kota Kendari Luncurkan Tiga Program Unggulan Literasi Keuangan

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir meluncurkan program literasi keuangan. Foto: Diskominfo Kota Kendari.

24/06/2022 61

LABRITA.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari meluncurkan Program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam upaya meningkatkan perekonomian daerah pada Kamis, 23 Juni 2022.

Upaya dalam membuat terobosan untuk membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di daerah ini dirangkaikan dengan penandatanganan MoU dan PKS program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) antara Pemkot Kendari bersama Industri Jasa Keuangan (Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank Sultra) serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menyambut baik terobosan yang dilakukan oleh tim TPAKD Kota Kendari. Ia berharap masyarakat semakin meningkatkan pemahaman mengenai literasi keuangan, terlebih saat ini Kendari tengah dilirik sebagai tempat investasi.

“Semalam saya baru ditemui lagi oleh beberapa pihak yang mau berinvestasi di Kota Kendari,” ungkap Sulkarnain saat membuka membuka kegiatan.

Kegiatan peluncuran itu mengusung tiga program unggulan, yaitu Iyamao Persayai Rentenir (AMAN) yang mengunakan bahasa daerah Tolaki dengan arti Program Kredit Melawan Rentenir untuk membantu usaha mikro kecil yang membutuhkan pembiayaan dan diharapkan akan meningkatkan usaha mikro kecilnya.

Selanjutnya program Satu Rekening Satu Pelajar Ciptakan Lingkungan Tanpa Sampah (Kejar Tuntas) bagi pelajar SD dan SMP di Kota Kendari.

Untuk menumbuhkan budaya menabung sejak dini dan belajar mengenai konsep dasar menciptakan lingkungan tanpa sampah. Saat ini program tersebut telah diikuti oleh 700 pelajar di Kota Kendari.

Terakhir adalah Program Satu Rekening Satu Pedagang Gapai Inklusi Keuangan (Saguku), agar penggelolaan keuangan lebih terencana dan mudah mendapatkan akses keuangan. Saat ini terdapat 682 pedagang yang mengaplikasikan program tersebut.

Sementara itu, Pimpinan Otoritas Jasa Keuangan, Arjaya Dwi Raya menyebutkan, untuk mempercepat pemulihan ekonomi di daerah perlu adanya digitalisasi keuangan dan UMKM. Ia mengaku sudah ada berbagai program yang difokuskan TPAKD

“Optimalisasi produk dan layanan keuangan, kekuatan infrastruktur, dan akses keuangan, peningkatan literasi keuangan serta terakhir adalah asistensi dan pendampingan,” jelas Pimpinan OJK Sultra.

OJK Sultra berharap program TPAKD di Kota Kendari dapat mendorong perekonomian, melalui kemudahan masyarakat untuk mengakses sektor jasa keuangan. Dan dibarengi dengan pengetahuan mengenai literasi keuangan yang baik.(il-02)