Pemkot Kendari Dorong Terwujudnya Kota Layak Anak

Peserta Pelatihan Konvensi Hak Anak Kota Kendari. (Foto: Humas Pemkot Kendari)

07/04/2020 68

LABRITA.ID - Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak terus berupaya mewujudkan predikat Kota Layak Anak. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dengan mengadakan pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) tingkat Kota Kendari, Selasa (04/02/2020).

Sekretaris Daerah Kota Kendari, Nahwa Umar, mengatakan untuk mendorong terwujudnya kabupaten/kota layak anak diperlukan adanya pemahaman tentang KHA sebagai dasar dalam pemenuhan hak-hak anak.

"Setiap sumber daya manusia dituntut memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas tentang persoalan seputar hak anak," kata Nahwa Umar dalam sambutannya.

Menurutnya wacana tentang hak anak ini tidak bisa lepas dari KHA, karena konvensi inilah yang menjadi dasar bagi dunia internasional termasuk Indonesia, khususnya Kota Kendari untuk memandang permasalahan  yang dihadapi anak.

"Ada empat prinsip umum yang terkandung dalam KHA, yakni non diskriminasi, kepentingan terbaik bagi anak, hak untuk hidup, kelangsungan hidup dan perkembangan serta penghargaan terhadap pendapat anak yang harus dipenuhi," kata Nahwa.

Pemerintah Kota Kendari yakin bahwa sumber daya manusia haruslah handal dalam menghadapi perkembangan zaman, untuk itu pemenuhan hak anak harus tetap diberikan dengan baik, sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang serta terlindungi dari kejahatan dan diskriminasi.

"Anak harus mendapatkan kesehatan, pendidikan, dan hak asuh yang layak,"tegasnya.

Dia juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah mengembangkan mediasi dan menyosialisasikan program yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan menyinergikan sumber daya pemerintahan, masyarakat, dan dunia usaha untuk menciptakan kabupaten/kota layak anak yang lebih baik sebagimana telah diamanatkan dalam UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Konvensi Hak Anak.

Terakhir dia berharap, kegiatan ini bisa menjadi acuan bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan sektor lainnya dalam memperhatikan hak-hak anak dalam kebijakan dan pelaksanaan program atau kegiatan sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan Kota Kemdari sebagai kota layak anak.


Laporan: La Ato