Produksi Jagung Sultra Meningkat, Berpotensi Diekspor ke Luar Negeri

Panen Raya Jagung di Kelurahan Lalodati, Kecamatan Puwatu, Kota Kendari.

04/10/2020 1885

LABRITA.ID - Data IQFast milik Badan Karantina Pertanian mencatat volume perdagangan jagung Sulawesi Tenggara (Sultra) ke provinsi lain mengalami peningkatan yang sangat signifikan hingga hampir tiga kali lipat dibandingkan tahan 2019.

Baca Juga: Serabut Kelapa Asal Sultra Diekspor ke China

Kepala Karantina Pertanian Kendari, N. Prayatno Ginting mengungkapkan jika dibandingkan periode yang sama pada Januari-September tahun 2019 dengan 2020, terdapat kenaikan volume pengiriman jagung sebesar 178%. Pada tahun 2019 tercatat lebih dari 5.143 ton, sedangkan 2020 sampai dengan September 14.304 ton.

Baca Juga: Kota Kendari Ikut Sumbang Produksi Jagung Sultra, Dipasarkan ke Makassar dan Surabaya​​​​​​​

Dari data tersebut, menurutnya produksi jagung di Sultra berpotensi besar untuk terus dikembangkan. Dengan begitu, tujuan ekspornya tak hanya skala nasional, tetapi dapat menjangkau pasar mancanegara.

Baca Juga: Beras Sultra Dikirim ke Berbagai Daerah di Indonesia

"Jika kita fokus, bukannya tidak mungkin status perdagangan jagung Sultra ini bisa kita tingkatkan, dari hanya domestik antar provinsi kita dorong untuk ekspor langsung ke mancanegara" terang Prayatno Ginting saat menghadiri panen raya jagung di Kelurahan Lalodati, Kecamatan Puwatu, Kota Kendari, Jumat (2/10/2020) pagi.