Mahasiswa Kendari Soroti Tragedi 21 - 22 Mei 2019

Mahasiswa IAIN Kendari Saat Menggelar Demonstrasi. (Foto: La Ato/Labrita.Id)

01/06/2019 1438

LABRITA.ID - Keluarga Besar Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (KBM IAIN) Kendari menyoroti tragedi 21 - 22 Mei 2019 yang terjadi di Jakarta dengan mendatangi Kantor DPRD Provinsi Sultra, Selasa (28/05/2019).

Sambil berkonvoi dari Kampus IAIN Kendari, mahasiswa menganggap tragedi tersebut sebagai pengkhianatan terhadap nilai demokrasi.

Baca Juga: Mahasiswa di Kendari Demonstrasi Soroti Pemilu 2019

"Kami merasa sangat prihatin terhadap pengkhianatan ini. Kita seperti mengalami kemunduran berdemokrasi," kata salah satu perwakilan mahasiswa dalam orasinya.

Mereka pun mengecam tindakan represif pihak kepolisian yang mengakibatkan korban nyawa.

"Ini merupakan kejahatan kemanusiaan yang tidak bisa dimaafkan," kata demonstran yang lain.

Mahasiswa juga mengecam tindakan pemblokiran media sosial yang dilakukan pemerintah.

Kematian ratusan penyelenggara pemilu juga menjadi sorotan mahasiswa ini. Mereka meminta dilakukan investigasi terhadap kejadian tersebut.

"Mereka jangan hanya digunakan jasanya tanpa dilindungi dan diabaikan hak mereka," kata masa aksi yang lainnya lagi.

Laporan: La Ato