Pembatasan Aktivitas Malam Mulai Disosialisasikan di Kendari

Sosialisasi Pembatasan Aktivitas Malam di Kendari. (Foto: Humas Pemkot Kendari)

05/09/2020 63

LABRITA.ID - Peraturan Wali Kota Kendari Nomor 47 Tahun 2020 Tentang  Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 mulai disosialisasikan, Kamis (03/09/2020) malam.

Baca Juga: Pemkot Kendari Keluarkan Pembatasan Aktivitas Malam Hari

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama TNI-POLRI, serta Satgas Covid-19 melakukan sosialisasi ke berbagai tempat keramaian di Kendari. 

Baca Juga: Darurat Covid-19, Wali Kota Kendari Antarkan Sembako dan Beri Penguatan Warga Kurang Mampu

Sosialisasi ini rencananya akan dilakukan selama satu minggu sebelum diterapkan.

"Setelah tahap sosialisasi ini selesai, bagi siapapun yang melanggar maka akan dikenakan sanksi," tegas Kepala Satpol PP Kendari, Amir Hasan.

Baca Juga: Cegah Corona, Pemkot Kendari Perketat 11 Jalur Keluar dan Masuk Wilayahnya

"Sanksi bagi yang melanggar yakni berupa teguran lisan, kerja sosial, dan denda 100 ribu bagi perorangan, sedangkan bagi pelaku usaha dan pengelola fasilitas umum berupa teguran lisan dan tertulis, denda 200 ribu, serta penghentian sementara operasional usaha, bahkan pencabutan izin usaha," tambahnya.

Baca Juga: Wali Kota Kendari Tambah Insentif RT dan RW Awal 2021

Sejumlah titik keramaian dan tempat berkumpul warga menjadi target sosialisasi ini, seperti Lapangan Eks MTQ, Kendari Beach, Jembatan Kuning Poasia, dan Taman Kali Kadia.

Sementara itu, salah satu pemilik lapak di sekitaran MTQ mengungkapkan bahwa adanya perwali dan surat edaran tersebut sangat merugikan.

Baca Juga: Bantu Warga Terdampak Corona, Wali Kota Kendari Sumbang Gajinya Enam Bulan

"Kami sangat dirugikan, karena normalnya kami buka setelah Maghrib, tutup jam 12 malam. Pembeli mulai masuk jam 9 atau jam 10. Dengan kondisi seperti ini, pembeli kami akan sangat berkurang," ungkapnya.

"Kalau bisa sampai jam 12 lah. Karena kami di jam itu sudah tutup," tambahnya. (to-03