Ketua Partai Gelora Konsel Nyatakan Diri Maju Pilkada 2020

Ketua DPD Partai Gelora Konawe Selatan, Ahmad Baso (depan).

01/12/2019 668

LABRITA.ID - Ketua DPD Partai Gelora Konawe Selatan, Ahmad Baso menyatakan diri maju di Pilkada Konsel 2020.  

Meski sebagai partai baru dan belum memiliki kursi, Ahmad Baso dalam rilisnya kepada Labrita.Id mengatakan akan tampil di Pilkada Konawe Selatan 2020 melalui jalur perseorangan.

"Saya ini realisitis, kalau jalannya saya akan maju lewat jalur independen dengan back-up dari partai Gelora. Karena kita tidak tahu dinamika politik ke depan," kata Ahmad Baso dalam rilisnya, Jumat (29/11/2019).   

Ahmad Baso mengaku sudah memutuskan dengan baik dan telah siap untuk maju sebagai calon bupati.  Ia mengungkapkan kesiapannya maju di Pilkada Konsel dibuktikan dengan dirinya bersama tim sedang melakukan pengumpulan dukungan KTP.

Baca Juga: Ahmad Baskam Nakhodai Partai Gelora Kolaka

Majunya Ahmad Baso di Pilkada Konsel 2020 diakui telah mendapat dukungan dari Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah.

Dalam rilis yang sama, Fahri menginginkan Ahmad Baso bergerak cepat menyambut momentum tersebut karena yang bersangkutan maju melalui jalur independen.  

"Kita restui dan tentu kita dukung semangatnya tampil dalam pesta demokrasi di daerah. Ini membuktikan kader Partai Gelora sudah siap menyambut momentum ini (pilkada)," kata Fahri.

Ketua DPW Partai Gelora Sultra, Tumaruddin juga menyambut gembira langkah Ahmad Baso. 

"Tentu kita mengharapkan kader tampil, apalagi kalau memang punya peluang. Ini sekaligus membuktikan kader kita sudah siap, meski kita partai yang baru dibentuk," katanya. 

Baca Juga: Terima Mandat Anis Matta, Gelora Sultra Bersiap Deklarasi

Untuk diketahui, syarat dukungan calon perseorangan agar dapat tampil di Pilkada Konawe Selatan sebanyak 10 persen dari 202.838 DPT. Angka ini merupakan DPT terakhir Konawe Selatan saat Pileg dan Pilpres April 2019 lalu.

Dengan begitu, calon perseorangan mesti mendapatkan dukungan sebanyak 20.284 KTP warga Konawe Selatan yang bukan dari unsur TNI, Polri, maupun ASN.

Sebaran dukungan tersebut pun harus berada di lebih dari 50 persen kecamatan yang ada. Di Konawe Selatan terdapat 25 kecamatan, maka calon perseorangan mesti mendapatkan sebaran dukungan di 13 kecamatan.


Laporan: Ornalis