Pegadaian Syariah Gandeng IZI Buat Sumur Bor dan Fasum di Konawe Selatan

Pegadaian Syariah Gandeng IZI Buat Sumur Bor dan Fasum di Konawe Selatan.

16/03/2022 157

LABRITA.ID - PT Pegadaian Syariah Bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sulawesi Tenggara (Sultra) meresmikan penggunaan sumur bor dan fasilitas umum (fasum) di Pondok Pesantren Darul Ikhsan Konawe Selatan Sumur Bor dan Fasilitas Umum Ponpes Darul Ikhsan Konawe Selatan pada Selasa (8/3/2022).

Kepala Kantor Pegadaian Syariah Cabang Kadia Kota Kendari, Hidayat mengatakan, anggaran pembangunan sumur bor dan fasum tersebut merupakan dana kebajikan umat yang terhimpun dari infak dan sedekah para nasabah.

"Harapannya sumur bor dan fasilitas umum ini dapat dijaga dan digunakan dengan baik, sehingga memudahkan para santri beraktivitas," kata Hidayat dalam sambutannya.

Baca Juga: Pegadaian Syariah Gandeng IZI Sultra Bantu Penjahit Sepatu

Kepala Kantor IZI Sulawesi Tenggara, Rian Nurayati mengatakan, program sumur bor dan fasum tersebut merupakan hasil kerja sama pihaknya dengan Pegadaian Syariah Cabang Kadia Kendari.

"Dalam hal ini pihak Pegadaian Syariah Cabang Kadia menyalurkan dana wakaf para donaturnya kepada IZI Sultra," terang Rian Nurayati.

Pimpinan Ponpes Darul Ikhsan, Yunus menyampaikan terima kasih kepada Pegadaian Syariah dan IZI Sultra yang telah memilih tempatnya sebagai sasaran program.

Baca Juga: IZI Sultra Bantu Janda Jompo dan Duafa di Konawe Selatan

"Terima kasih kami sampaikan kepada Pegadaian Syariah dan IZI Sultra yang telah berkenan membantu kami sumur bor dan fasilitas umum berupa kamar mandi, WC, dan tempat wudhu. Pembangunan fasilitas ini sangat membantu kami dalam memudahkan aktivitas para santri," kata Yunus.

Yunus mengungkap, selama ini para santri memang sangat membutuhkan air bersih dan fasilitas umum yang layak sebagai sarana penunjang aktivitas di ponpes.

Baca Juga: IZI Bantu Modal Usaha Pelaku UMKM Mualaf di Sultra

"Selama ini air bersih memang menjadi kekurangan kami karena sumur gali kami tidak mampu memenuhi kebutuhan air para santri," ungkapnya.

"Selain itu air bersih untuk proses memasak pondok sangat tidak layak jika menggunakan air dari sumur galian yang ada," pungkasnya.